Langsung ke konten utama

Sesuai Kebutuhan

Terkadang senja mengingatkan pada rumah, pada orang-orang yang membuat hati kita rindu untuk pulang.
-Iwok Abqory, Dandelion

Teruntuk teman-temanku yang berani mencontreng option tidak pulang. Tentu ada sebuah alasan yang melatarbelakangi, apapun itu entah karena mahalnya ongkos, nanggung karena UAS sebentar lagi dan lebih baik belajar di kos, atau bahkan yang menyenangkan adalah karena sudah dikunjungi orang tua di perantauan. Apapun alasan yang kalian miliki, Saya mengakui bahwa kalian hebat. 
Teruntuk yang mempunyai alasan karena ongkos, Saya ucapkan selamat. Mengapa? Karena secara tidak sadar kalian telah mempunyai pola pikir yang jauh lebih dewasa daripada sebelumnya. Kalian sudah bisa memikirkan perasaan orang lain di atas perasaan kalian sendiri. Kalian sudah bisa merasa sungkan untuk meminta uang kepada orang tua karena kalian tahu bahwa orang tua tidak mungkin akan mengatakan "tidak" demi anak terkasihnya-yang mereka rindukan, untuk pulang melepas rindu.
Teruntuk yang mempunyai alasan nanggung karena sebentar lagi UAS, tetap semangat! Kalian tidak rindu sendirian, yang terkasih di rumah juga rindu. Ingatlah bahwa disetiap langkah kalian di perantauan ada doa, rindu, dan harapan yang menyatu dari orang tua tercinta di rumah.

Dan yang terakhir, teruntuk yang mencontreng option pulang-seperti saya, bukan berarti kita tidak bisa berpikir dewasa, pun bukan berarti kita tidak belajar untuk UAS. Tentu ada ribuan alasan, dibalik ratusan keadaan yang membuat kita ragu untuk pulang, yang membuat kita memilihnya bukan? Sebagai support system untuk UAS mungkin?

Pada intinya kita semua punya kebutuhan sendiri-sendiri bukan? 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Literasi Finansial

  Tahukah teman-teman apa itu “Literasi Finansial”? Banyak definisi yang menjelaskan tentang istilah literasi finansial, sebenarnya apa itu literasi finansial? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), literasi artinya kemampuan menulis dan membaca. Finansial artinya mengenai (urusan) keuangan. Secara keseluruhan, literasi finansial (keuangan) adalah suatu individu atau seseorang yang memiliki kemampuan dalam mengelola, menginvestasi dan mengatur keuangan secara bijak dan sesuai kebutuhan demi keberlangsungan dan kesejahteraan hidupnya. Literasi finansial merupakan salah satu kunci ekonomi untuk menyambut kehidupan baru di era New Planet agar dapat bertahan hidup. Setiap individu atau seseorang yang sudah mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya harus mampu mengetahui tentang literasi finansial.   Menurut otoritas jasa keuangan (OJK), literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pe...

Bergandeng Tangan

Dulu saat SD ketika Saya melihat atau mendengar kisah anak-anak seumuran Saya  yang tidak seberuntung Saya, terutama dalam hal pendidikan, kerap membuat Saya menangis saat itu juga karena tersentuh dan di dalam hati kecil membuat Saya lebih banyak bersyukur kepada Allah, membuat Saya termotivasi dan sedikit berjanji kepada diri Saya sendiri untuk belajar jauh lebih keras lagi atau meninggalkan kebiasaan buruk seperti malas-malasan. Namun rasa itu hanya sementara dan perlahan menghilang, Saya pernah bertanya kepada Bapak dan Ibu bagaimana cara menumbuhkan rasa itu lagi, jawab beliau adalah "Yasudah diingat lagi saja kisahnya, kamu akan termotivasi lagi." Sudah, sudah Saya coba untuk mengingat lagi, termotivasi lagi tapi hanya secuil rasa. Selebihnya? Yasudah biasa saja. Sampai saat itu Saya sudah bosan apabila mendengar kisah seperti itu. Bukan berarti Saya tidak respect lagi dengan hal seperti itu. Tetap Saya dengarkan, Saya jadikan pelajaran untuk lebih banyak mengucap syuk...